Jakarta, Senin 12 Januari 2026- Nestle Internasional mengumumkan penarikan (recall) produk susu formula bayi mereka setelah mendeteksi adanya cereulide, yaitu racun yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan
baca juga: BPOM Tindaklanjuti Info Penarikan Susu Bayi Nestle Terkontaminasi Racun
Cereulide adalah zat beracun emetik yang dihasilkan oleh bakteri Bacillus cereus, sebuah mikroorganisme yang secara alami hidup di tanah dan lingkungan sekitar
Melansir laman Prodia Occupational Health Indonesia, Bacillus cereus adalah bakteri gram positif yang tersebar luas di lingkungan sekitar kita
Bakteri ini dijumpai pada makanan yang terkontaminasi dan berpotensi menyebabkan berbagai masalah kesehatan, yang ditemukan dalam bentuk spora dan vegetatif
Spora inilah yang menjadi masalah utama karena mampu bertahan dalam keadaan yang ekstrem seperti suhu panas dan dingin serta kekeringan sehingga proses memasak kembali makanan yang sudah basi tidak akan menghancurkan racun tersebut dan asam lambung manusia tidak mampu menetralkannya
Bacillus cereus dapat tumbuh pada bahan pangan seperti nasi, daging, susu, keju, dan sayuran. Jika makanan tersebut tidak disimpan atau diolah dengan benar, maka bakteri ini dapat berkembang biak dan menghasilkan toksin yang berbahaya bagi kesehatan manusia
Infeksi pada Manusia
Ada dua jenis infeksi pada manusia yang disebabkan bakteri tersebut, yaitu infeksi makanan dan infeksi mata
Infeksi makanan Bacillus cereus dapat terjadi jika seseorang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri ini. Gejala awal biasanya berupa mual dan muntah, diikuti dengan diare dan sakit perut yang muncul setelah beberapa jam atau hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi
Sementara infeksi mata Bacillus cereus dapat terjadi jika bakteri ini masuk ke dalam mata. Hal ini bisa terjadi jika seseorang menyentuh makanan yang terkontaminasi Bacillus cereus, kemudian menggosok-gosok mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu
Gejala yang timbul biasanya berupa pembengkakan pada kelopak mata, rasa sakit, dan kadang-kadang disertai dengan demam
Mencegah Terinfeksi Bacillus cereus
Mencegah infeksi Bacillus cereus dapat dilakukan dengan mengelola makanan secara higienis, yakni memasak hingga matang dan segera menyimpannya di kulkas untuk menghindari pertumbuhan bakteri di suhu ruang
Pastikan selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa serta menghindari makanan yang berbau atau tampak tidak layak konsumsi.
Selain itu, jagalah kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan tidak berbagi peralatan makan dengan orang lain
Pastikan juga produk hewani yang dikonsumsi berasal dari sumber yang terpercaya untuk menjamin keamanan pangan Anda