News

Pengusaha Tarik Napas Lega, Apkrindo Sambut Satgas Anti Premanisme Surabaya

14 Jan 2026 by Author
photo

SURABAYA, 12 JANUARI 2026 – Kehadiran Satgas Penanganan Premanisme Pemerintah Kota Surabaya disambut positif oleh kalangan pengusaha kafe dan restoran.

Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jawa Timur menilai langkah tersebut menjadi angin segar bagi dunia usaha, khususnya pelaku usaha yang selama ini menghadapi gangguan oknum tertentu.

Ketua Apkrindo Jawa Timur Ferry Setiawan mengatakan, selama ini pihaknya kerap menerima keluhan dari pengusaha, terutama kafe dan restoran yang berada di luar kawasan mal.

“Keluhan itu ada, tapi kebanyakan tidak bersuara. Sekarang pengusaha punya jalur resmi dan jelas untuk melapor,” ujar Ferry.

Menurutnya, sosialisasi Satgas Penanganan Premanisme yang melibatkan Forkopimda memberikan rasa aman sekaligus kepastian hukum bagi pengusaha yang ingin berinvestasi di Surabaya. “Harapannya semua bisa tertib dan aman. Tidak ada lagi gangguan pihak ketiga seperti premanisme,” katanya.

Ferry menilai, iklim usaha yang aman dan kondusif akan berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, Apkrindo mendukung penuh langkah Pemkot Surabaya dan aparat TNI-Polri dalam menindak tegas praktik premanisme.

“Kalau ada gangguan, sekarang sudah jelas: silakan lapor. Pemerintah dan aparat siap turun,” tegasnya.

Selain soal keamanan, Ferry juga menyambut baik dorongan Pemkot Surabaya terkait sistem parkir non tunai. Menurutnya, sistem tersebut dapat mengurangi potensi konflik di lapangan sekaligus memberikan kepastian bagi pengusaha dan pengunjung.

Apkrindo berharap, keberadaan Satgas Penanganan Premanisme tidak hanya bersifat reaktif, tetapi menjadi upaya berkelanjutan dalam menciptakan Surabaya sebagai kota ramah investasi.

Foto : Instagram Apkrindo Jatim

Scroll to Top