News

Warga Spanyol Demo Besar, Tuntut Penghentian Perang Timur Tengah

27 Mar 2026 by Author
photo
ilustrasi

Madrid, Minggu 15 Maret 2026- Ribuan warga Spanyol berunjuk rasa menentang perang di Timur Tengah. Unjuk rasa pada hari Sabtu tersebut terjadi di lebih dari 150 kota di Spanyol, dimana mereka menuntut agar konflik segera diakhiri dan kepatuhan terhadap hukum internasional

Di ibukota negara, sekitar 5.000 massa berkumpul di dekat stasiun Atocha, stasiun kereta api terbesar dan paling bersejarah di Madrid, yang kemudian berlanjut ke Pusat Seni Museum Nasional Ratu Sofia, seperti dilaporkan aparat hukum setempat

Berbagai seruan dan teriakan berbunyi: “Tidak untuk Perang”, “Tidak untuk NATO”, “Siapa yang memutuskan di sini? Rakyat Iran!”, “Stop perang Timur Tengah”, dan “Jangan lupakan Gaza”, menggema selama protes berlangsung

Aksi turun ke jalan tersebut didukung oleh lebih dari 100 organisasi sipil dan partai politik, dimana selain di Madrid, protes juga terjadi di hampir semua kota besar di Spanyol, termasuk Barcelona, Seville, Zaragoza, Santander, dan Cordoba

Dari demo besar-besaran tersebut dihasilkan sebuah deklarasi yang berbunyi: “Tidak ada yang membenarkan pemboman brutal AS dan Israel yang menimbulkan ancaman serius bagi perdamaian kawasan dan keamanan. Kami mendesak semua demokrat untuk mengutuk agresi ini, menjunjung tinggi hukum internasional, dan mengupayakan perdamaian yang adil dan langgeng di kawasan Timur Tengah, termasuk mengakhiri genosida di Gaza

Pemerintah Spanyol sendiri secara tegas menentang agresi militer AS-Israel terhadap Iran dengan menyebutnya sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional

“Kami ingin agar tindakan militer selalu berada di bawah piagam PBB dan melalui upaya kolektif,” ujar Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares

Negara tersebut juga menolak penggunaan pangkalan militernya oleh AS untuk menyerang Iran, yang direspon Trump dengan ancaman pemutusan hubungan dagang

Scroll to Top